PENGELOLAAN LAHAN MARJINAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKSI KEDELAI DENGAN DOLOMIT DAN PUPUK ORGANIK SAMPAH KOTA MAGELANG

 

Oleh: Astiningrum. M, Haryono G, Historiawati

Universitas Tidar Magelang

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Produksi Kedelai dengan penambahan Dolomit dan Pupuk Organik Sampah Kota Magelang pada Lahan Marjinal di dusun Keburuan, Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jenis tanah Regosol dan tinggi tempat enam meter di atas permukaan laut. Kemasaman tanah (pH) 5,0

Penelitian dilaksanakan menggunakan percobaan faktorial (3x3) dalam rancangan acak kelompok lengkap, diulang tiga kali. Faktor pertama dosis pupuk organik Shisako : 0; 2,5; 5 ton/ha. Faktor kedua dosis Dolomit : 0; 1; 2 ton/ha.

Hasil analisis menunjukkan bahwa dosis pupuk organik shisako yang diuji belum direspon tanaman secara nyata, baik pada pertumbuhannnya maupun hasil tanaman kedelai. Ada kecenderungan kenaikkan tinggi tanaman kedelai, jumlah cabang produktif, berat biji kedelai kering per meter persegi, berat 1000 biji kedelai kering dan kadar protein biji kedelai kering. Dosis dolomite yang diuji tidak berpengaruh nyata pada pertumbuhan dan hasil kedelai. Ada kecenderungan menurunkan berat biji kedelai kering per meter persegi , berat 1000 biji dan jumlah biji kedelai per meter persegi. Ada juga kecenderungan meningkatkan tinggi tanaman, jumlah cabang produktif dan kadar protein biji kedelai kering, Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dosis Shisako yang tepat dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kedelai pada lahan marjinal di  kabupaten Purworejo.

 

Kata kunci : Rekayasa, Shisako, Dolomit, Orthogonal polynomial

 

 


Add comment


Security code
Refresh