Tim Penilai IGA 2017 selama 2 hari melakukan fact finding di Kota Magelang pada Kamis-Jumat 16-17 November 2017. Tim yang terdiri dari 4 orang berasal dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri mengawali kunjungan di Balitbang Kota Magelang, dalam kunjungan awal penilaian tersebut dijelaskan langsung oleh Kepala Balitbang Kota Magelang.

Beberapa point pokok yang disampaikan diantaranya bahwa sejalan dengan visi Kota Magelang, Walikota Magelang memiliki komitmen yang kuat untuk menumbuhkembangkan inovasi sebagai alat untuk mencapai visi Kota Magelang 2016-2021. Komitmen diawali dengan pembentukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Magelang sejak 1 Januari 2017 setelah sebelumnya berbentuk Kantor Penelitiaan Pengembangan dan Statistik sejak tahun 2008. Fungsi kelembagaan litbang yang merupakan satu-satunya Badan Litbang Kota Magelang yang ada di Provinsi Jawa Tengah memberikan peran dalam mengawal dan mendampingi inovasi di Kota Magelang.

Peran litbang kemudian diimplementasikan dalam beberapa kegiatan yang menghasilkan inovasi-inovasi di masyarakat dan Perangkat Daerah. Pada level masyarakat dilaksanakan Penjaringan Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) yang dimulai sejak tahun 2004, jauh sebelum Peraturan Pemerintah nomor 38 Tahun 2017 dilahirkan. Sejalan dengan lahirnya PP 38 tahun 2017 pun Bapak Walikota mengajak Perangkat Daerah untuk berinovasi melalui kegiatan Inovasi OPD-BUMD yang digawangi Balitbang Kota Magelang.

Inovasi di masyarakat dan OPD memberikan media konsiten, positif dan berkelanjutan dalam mewarnai pembangunan di Kota Magelang, hal ini juga berdampak pada bergeraknya indikator ekonomi daerah ke arah yang lebih baik, Pertumbuhan Ekonomi rata-rata di posisi 6%,  indeks pembangunan manusia rata-rata di angka 75,39 dan penurunan tingkat kemiskinan rata-rata per tahun sebesar 0,4%.

Krenova dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2017 sudah mencapai 359 karya sedangkan Inovasi OPD yang diawali tahun 2017 sudah terinventarisir sebanyak 11 inovasi dan akan terus bertambah di waktu yang akan datang. Inovasi OPD yang memiliki nilai manfaat pada tahun 2017 sebagai bagian dari pendukung Pemerintah Daerah Inovatif, di kategori Tata Kelola Pemerintahan adalah Smart City dan DataGo, sedangkan yang masuk kategori Pelayanan Publik adalah SIPPUT, Kampung Organik, Kampung IT, Krenova, ATCS Audio Announcer dan Cek KIR Online.

Smart City yang digagas Bappeda Kota Magelang memberikan tata kelola pemerintahan yang diawali tahun 2016 sampai dengan 2021 menuju kematangan kota sesuai target yang ditentukan. DataGo hasil besutan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Magelang sebagai aplikasi terintegrasi yang memudahkan akses data strategis yang dipublikasikan secara konsisten sejak tahun 2015 dan mengalami tambahan-tambahan inovasi di tahun-tahun berikutnya.

SIPPUT keunikan ide Dinas Lingkungan Hidup  dari memberikan pelayanan publik yang fokus kepada penerangan jalan umum dengan intervensi teknologi sehingga mampu meningkatkan kepuasan masyarakat terdahap pemanfaatan penerangan jalan umum. Kampung Organik merupakan gerakan di masyarakat yang dibina Dinas Lingkungan Hidup dengan memberikan edukasi terhadap penanganan sampah di masyarakat.

Kampung IT merupakan inisiasi masyarakat untuk mengedukasi masyarakat agar melek IT yang kemudian oleh Balitbang dilakukan pendampingan agar program dan kegiatannya berjalan dan ke depan mampu direplikasikan di wilayah lain di Kota Magelang.

Di bawah Dinas Perhubungan dilakukan manajemen penanganan dan pengaturan lalu lintas di Kota Magelang dengan menggunakan kontrol terhadap pengguna jalan melalui peringatan audio di titik simpang terpasang ATCS Audio Announcer. Sedangkan peningkatan indeks kepuasan masyarakat untuk pelayanan Uji KIR Kendaraan berhasil dilakukan setelah memigrasikan versi manual menuju versi online dengan Cek KIR Online.

Add comment


Security code
Refresh